ads

Monday, 30 December 2019

  • Follow us

Rapat Koordinasi Antisipasi Bahaya Serangan Binatang Buas (Harimau)

Rapat Koordinasi Antisipasi Bahaya Serangan Binatang Buas (Harimau)

Muara Enim, gotonesia|Rapat koordinasi antisipasi bahaya dan dampak serangan binatang buas (Harimau) di kantor Bappeda Muara Enim, Senin (30/12/2019) sekitar pukul 08.00 WIB.

Acara rapat dibuka Plt Bupati Muara Enim H Juarsah SH. Juga dihadiri Kapolres Muara Enim Akbp Afner Juwono SH.SIK.MH,  Dandim 0404 Muara Enim Lerkol Inf Syafrudin, Kasi wilayah Konservasi Matrialis BKSDA Sumsel  beserta unsur Forkopimda Muara Enim beserta undangan lainnya.

Dalam kesempatan tersebut Plt. Bupati Muara Enim Menyampaikan "Adanya beberapa kejadian serangan binatang buas (Harimau) akhir - akhir ini yang telah menelan korban jiwa antara lain Kabupaten Kota Pagar Alam, Lahat, dan Muara Enim Provinsi Sumatera Selatan", ujarnya.

Betul - betul telah meresahkan warga terutama bagi Petani dan Peladang di Kecamatan Semendo Darat Ulu, Semendo Darat Tengah, Semendo Darat Laut dan Tanjung Agung.

Penyebab binatang buas (harimau) tersebut menyerang manusia antara lain faktor expansi pertambangan, kehutanan, perkebunan dan lainnya yang telah merusak habitat mereka, sehingga secara emosional mereka mengganas dan menerkam manusia yang ditemuinya.

Menurut beberapa sumber data baik dari media cetak maupun media sosial lainnya terdapat tujuh (7) kasus, dua (2) orang mengalami luka serius, lima (5) orang meninggal dan delapan (8) orang mengalami ancaman serangan Harimau.

Keresahan masyarakat pasca serangan harimau dibeberapa wilayah kecamatan dalam Kab. ME semakin memuncak, sehingga berakibat bagi perekonomian masyarakat. 

Rapat Koordinasi tersebut mendapat hasil antara lain Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah dalam hal ini Kementrian Kehutanan, Badan konserpasi SDA, TNI dan Polri serta instansi terkait lainnya kiranya bertindak agar keganasan hewan buas tersebut bisa segera ditangani.

 Upaya agar bekerjasama semua Stakeholder dengan cara antara lain :
a). Membentuk satgas Penanggulangan Konflik Manusia dengan Satwa Liar di Kab. Muara Enim 
b) Mempersiapkan maklumat Pemerintah yang berisi Himbauan agar masyarakat tidak beraktifitas dilokasi sekitar penyerangan harimau.
c) Kepada Instasi dan Tim terkait lainnya dalam waktu dekat kiranya dapat meninjau lokasi kelapangan.

Terciptanya Situasi dan Kondisi yang aman serta kondusif terutama bagi masyarakat yang berada didaerah perbatasan dengan hamparan kawasan hutan lindung yang menjadi habitat satwa liar yang dilindungi.

Menimimalisir isu atau berita hoax yang beredar dimasyarakat yang dapat menganggangu sehingga terjadinya keresahan dimasyarakat.

Meningkatkan kewaspadaan dini dimasyarakat serta Menciptakan situasi yang aman dan Meningkatkan Singkronisasi dan Integritas serta kerjasama baik Forkopimda, OPD, serta Forum Kemitraan Pemerintah.(Candra)


Don't Miss

Menarik Lainnya